Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Pinjaman Online Syariah Tanpa Riba? Sangat Bisa! Cermati Akadnya

Pinjaman Online Syariah Tanpa Riba

KURVA FINANCE – Pinjaman online semakin tumbuh subur di Indonesia karena menawarkan berbagai kemudahan bagi seseorang yang sedang membutuhkan uang. Namun begitu, bagi sebagian kalangan khususnya umat Islam, beranggapan untuk kalau riba adalah hal terlarang, berikut ini kami akan membahas akad Pinjaman Online Syariah Tanpa Riba.

Untuk mengakomodasi mereka yang menghindari riba, sejumlah perusahaan pinjaman online ataupun Peer-to-Peer Lending juga sudah mulai banyak yang menyediakan pinjaman online berbasiskan syariah.

Lalu bagaimana mekanisme penerapan pinjaman online syariah? Pinjaman online berbasiskan syariah sebenarnya sudah diatur oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor 117/DSN-MUI/II/2018.

Dalam fatwa tersebut diuraikan kalau pinjaman online bisa saja dilakukan atau halal hukumnya asalkan dengan akad perjanjian yang berdasarkan prinsip syariah atau tanpa mengenal unsur riba.

BACA JUGA : Pak.. Buk.. Mau Investasi Emas, Tapi Bingung Pilih ANTAM atau UBS? Ini Perbedaan Emas ANTAM dan UBS!

MUI hanya membolehkan pinjaman online dengan akad yang digunakan oleh para pihak antara lain akad al-bai’, ijarah, mudharabah, musyarakah, wakalah bi al ujrah, dan qardh. Sementara itu penggunaan teknologi informasi dalam pinjaman online syariah hanya bersifat untuk mempertemukan nasabah yang membutuhkan dengan pihak yang menyediakan dana.

Berikut masing-masing penjelasan akad-akad yang dibolehkan dalam Pinjaman Online Syariah Tanpa Riba:

Akad al-bai atau jual beli akad

Akad antara penjual dan pembeli yang mengakibatkan berpindahnya kepemilikan obyek yang dipertukarkan (barang dan harga).

Akad Ijarah

akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu dengan pembayaran ujrah atau upah.

Akad musyarakah

akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu di mana setiap pihak memberikan kontribusi dana modal usaha (ra’s al-maf dengan ketentuan bahwa keuntungan dibagi sesuai nisbah yang disepakati atau secara proporsional, sedangkan kerugian ditanggung oleh para pihak secara proporsional.

Akad mudharabah

akad kerja sama suatu usaha antara pemilik modal (shahibu al-maaf) yang menyediakan seluruh modal dengan pengelola (‘amil/mudharib) dan keuntungan usaha dibagi¬†sesuai nisbah yang disepakati dalam akad, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal.

Halaman: 1 2

Rekomendasi

Bansos Di Sunat! Terungkap Modus Pak RT Potong Dana Bansos Tunai di Jakarta

Bansos Tunai Rp 300 Ribu

Bansos Tunai Rp 300 Ribu, PKH, BPNT. Berikut Cara Cek 6 Bantuan yang Cair, Update 16 Mei 2021!

Back to Top